Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Madas Dampingi Keluarga Tersangka Muhammad Muhtar, Laporkan Dugaan Penyiksaan ke Propam

Madas Dampingi Keluarga Tersangka Muhammad Muhtar, Laporkan Dugaan Penyiksaan ke Propam

  • account_circle JJM9
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • visibility 40
  • comment 0 komentar

 Kasus dugaan pelanggaran hukum kembali mencuat dari jajaran aparat kepolisian Madas Dampingi Keluarga Tersangka Muhammad Muhtar, Laporkan Dugaan Penyiksaan ke Propam

Gresik Bersuara – Surabaya – Kasus dugaan pelanggaran hukum kembali mencuat dari jajaran aparat kepolisian. Seorang tersangka bernama Muhammad Muhtar, yang kini ditahan di Polsek Gununganyar Surabaya, melalui keluarga besarnya mengadu kepada Ketua Umum DPP Ormas Madura Asli (MADAS), Bung Taufik.

 Kasus dugaan pelanggaran hukum kembali mencuat dari jajaran aparat kepolisian Madas Dampingi Keluarga Tersangka Muhammad Muhtar, Laporkan Dugaan Penyiksaan ke Propam

Keluarga Muhtar—orang tua, kakak, dan saudara-saudaranya—menyampaikan keluhan bahwa proses penyidikan yang dijalani Muhtar diduga penuh kejanggalan. Pertama, menurut mereka, penyidik Polsek Gununganyar tidak pernah melakukan pemanggilan resmi sebagaimana diatur dalam hukum acara pidana. Kedua, dalam proses penyidikan, Muhtar diduga mengalami penyiksaan dan tekanan fisik untuk mengakui perbuatan yang tidak seluruhnya ia lakukan.

“Bukan hanya sekali, tapi berulang kali Muhtar dipukul dan ditekan agar mengakui barang-barang tertentu sebagai hasil curian, padahal tidak semuanya benar,” ungkap keluarga dalam aduannya.

 Kasus dugaan pelanggaran hukum kembali mencuat dari jajaran aparat kepolisian Madas Dampingi Keluarga Tersangka Muhammad Muhtar, Laporkan Dugaan Penyiksaan ke Propam

 Menanggapi laporan tersebut, pada Rabu, 24 September, Bung Taufik mendampingi orang tua dan keluarga Muhtar melakukan audiensi di Polsek Gununganyar. Pertemuan itu dimediasi oleh Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya, dihadiri pula oleh Kasi Propam, Kapolsek Gununganyar, Kanit Reskrim, serta beberapa anggota kepolisian lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bung Taufik hadir bersama puluhan anggota MADAS. Ia menegaskan bahwa keterlibatan organisasinya murni bentuk kepedulian, mengingat keluarga Muhtar merupakan bagian dari keluarga besar MADAS.

 Kasus dugaan pelanggaran hukum kembali mencuat dari jajaran aparat kepolisian Madas Dampingi Keluarga Tersangka Muhammad Muhtar, Laporkan Dugaan Penyiksaan ke Propam

“Ini bukan sekadar soal Muhtar, tapi soal tegaknya hukum yang beradab. Penyidikan harus menjunjung tinggi hak asasi manusia, bukan dengan cara-cara penyiksaan. Itu warisan kolonial yang tidak pantas lagi dilakukan oleh aparat di zaman sekarang,” tegas Bung Taufik di hadapan jajaran kepolisian.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pihaknya telah melayangkan surat resmi ke Propam Polrestabes Surabaya dan menunggu itikad baik dari aparat untuk menindaklanjuti kasus ini.

“Kami di MADAS cinta Polri. Justru karena cinta, kami mendukung reformasi di tubuh institusi Polri agar lebih humanis dan profesional. Penyiksaan adalah pelanggaran HAM berat, dan tidak boleh lagi terjadi di negara hukum seperti Indonesia,” tambahnya.

 Kasus dugaan pelanggaran hukum kembali mencuat dari jajaran aparat kepolisian Madas Dampingi Keluarga Tersangka Muhammad Muhtar, Laporkan Dugaan Penyiksaan ke Propam

Bung Taufik juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga marwah hukum agar lebih manusiawi. Menurutnya, penyidikan seharusnya lebih maju dan modern, bukan lagi bertumpu pada kekerasan fisik yang melanggar prinsip dasar hak asasi manusia.

“Ini pelajaran penting. Mari kita jaga bersama agar ke depan penegakan hukum lebih bermartabat dan berkeadilan,” pungkas Bung Taufik.

Redaksi dan Editor
Penulis: Asis – Editor: bwrd
  • Penulis: JJM9

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yayasan Al Kholiqi Klarifikasi Pemberitaan Hoax Dugaan Tangkap Lepas” Kasus Narkoba di Mojokerto

    Yayasan Al Kholiqi Klarifikasi Pemberitaan Hoax Dugaan Tangkap Lepas” Kasus Narkoba di Mojokerto

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Gresik Bersuara – Sidoarjo, Yayasan Pondok Pesantren Rehabilitasi Pecandu Narkoba Al Kholiqi menyampaikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan salah satu media lokal Mojokerto pada 23 September 2025. Dalam pemberitaan tersebut, yayasan disebut-sebut terlibat dalam praktik “tangkap lepas” kasus narkoba di bawah naungan Polres Kabupaten Mojokerto, dengan menyinggung nama seorang korban berinisial WD, warga Desa Kauman, Kecamatan Bangsal, […]

  • Bangunan Permanen di Kecamatan Tangerang diduga menjadi tempat prostitusi online

    Bangunan Permanen di Kecamatan Tangerang diduga menjadi tempat prostitusi online

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Gresik Bersuara – KOTA TANGERANG, 25 September 2025 – Citra Kota Tangerang sebagai “Kota Akhlakul Karimah” kembali dipertanyakan menyusul dugaan serius mengenai alih fungsi sebuah bangunan permanen di jantung kota. Sebuah penginapan berlabel RedDorz (atau losmen) yang berlokasi di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, dicurigai kuat telah dijadikan tempat praktik prostitusi online atau michet. Bangunan yang berdiri […]

  • No Longer a Dream: Silicon Valley Takes On the Flying Car

    No Longer a Dream: Silicon Valley Takes On the Flying Car

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Cursus iaculis etiam in In nullam donec sem sed consequat scelerisque nibh amet, massa egestas risus, gravida vel amet, imperdiet volutpat rutrum sociis quis velit, commodo enim aliquet. Nunc volutpat tortor libero at augue mattis neque, suspendisse aenean praesent sit habitant laoreet felis lorem nibh diam faucibus viverra penatibus donec etiam sem consectetur vestibulum purus […]

  • Kerahkan 187 Personel Amankan Bangil Carnival 2025, Kapolres Pasuruan Ingatkan: Humanis, Jangan Ada Kekerasan.

    Kerahkan 187 Personel Amankan Bangil Carnival 2025, Kapolres Pasuruan Ingatkan: Humanis, Jangan Ada Kekerasan.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 37
    • 0Komentar

      PASURUAN, Gresik Bersuara – Polres Pasuruan menurunkan 187 personel gabungan untuk mengamankan Bangil Carnival 2025 yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096, Minggu (21/9/2025). Apel persiapan pengamanan berlangsung di Bangkodir, Jl. Raden Ajeng Kartini, Bangil, dipimpin langsung Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla. Ratusan personel tersebut terdiri dari 137 anggota Polri dan […]

  • Lamongan Museum Expo 2025 Jadi Ruang Edukasi dan Rekreasi, Hadirkan Koleksi Bersejarah dari 11 Museum Ternama Jawa Timur.

    Lamongan Museum Expo 2025 Jadi Ruang Edukasi dan Rekreasi, Hadirkan Koleksi Bersejarah dari 11 Museum Ternama Jawa Timur.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 36
    • 0Komentar

      Lamongan, Gresik Bersuara – Museum Expo 2025 resmi dibuka oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, Selasa (23/9/2025) di Lamongan Sport Center. Acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 September 2025 ini terbuka untuk umum dan diyakini mampu menghadirkan inspirasi serta edukasi bagi masyarakat. Koleksi yang dipamerkan tidak hanya menyimpan sejarah, melainkan juga melambangkan kejayaan […]

  • Dana Desa 2024 di Tuban Diduga Terbengkalai, LSM Gemas dan Radar CNN Desak Inspektorat Tidak Tutup Mata

    Dana Desa 2024 di Tuban Diduga Terbengkalai, LSM Gemas dan Radar CNN Desak Inspektorat Tidak Tutup Mata

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 39
    • 0Komentar

      Tuban, Gresik Bersuara – Pengelolaan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2024 di sejumlah wilayah Kabupaten Tuban menuai sorotan. Pasalnya, terdapat indikasi bahwa sebagian program pembangunan terbengkalai dan tidak selesai sebagaimana mestinya. LSM Gemas bersama tim media Radar CNN turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemantauan. Dari hasil investigasi, ditemukan dugaan adanya pembiaran oleh oknum pemerintah desa terkait […]

expand_less