Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Viral » Bangunan Permanen di Kecamatan Tangerang diduga menjadi tempat prostitusi online

Bangunan Permanen di Kecamatan Tangerang diduga menjadi tempat prostitusi online

  • account_circle JJM9
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
 kembali dipertanyakan menyusul dugaan serius mengenai alih fungsi sebuah bangunan permane Bangunan Permanen di Kecamatan Tangerang diduga menjadi tempat prostitusi online

Gresik Bersuara – KOTA TANGERANG, 25 September 2025 – Citra Kota Tangerang sebagai “Kota Akhlakul Karimah” kembali dipertanyakan menyusul dugaan serius mengenai alih fungsi sebuah bangunan permanen di jantung kota. Sebuah penginapan berlabel RedDorz (atau losmen) yang berlokasi di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, dicurigai kuat telah dijadikan tempat praktik prostitusi online atau michet. Bangunan yang berdiri di Jalan Marga ini disinyalir menjadi lokasi keluar masuknya pasangan pria dan wanita yang berganti-gantian, menunjukkan aktivitas yang melanggar norma dan hukum.

Kecurigaan publik bermula dari intensitas pergerakan muda-mudi yang masuk ke penginapan tersebut, yang diduga kuat telah memesan layanan prostitusi melalui aplikasi daring. Persoalan ini langsung mendapat sorotan tajam dari aktivis masyarakat. Ketua Badan Penelitian Aset Negara (BPAN), H. Muchdi, secara lugas menyatakan keprihatinan mendalam, bahkan menuding adanya kelemahan penegakan hukum di wilayah Kota Tangerang. Menurutnya, tidak ada ruang sedikit pun bagi pelaku maksiat di kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan moral tersebut.

 kembali dipertanyakan menyusul dugaan serius mengenai alih fungsi sebuah bangunan permane Bangunan Permanen di Kecamatan Tangerang diduga menjadi tempat prostitusi online

Kejadian ini sontak menimbulkan pertanyaan serius mengenai fungsi pengawasan Pemerintah Kota Tangerang terhadap operasional ruko, losmen, atau hotel yang beroperasi di wilayahnya. Dugaan alih fungsi bangunan menjadi tempat pelacuran jelas-jelas mencederai Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku. Penegakan hukum wajib dilaksanakan secara konsisten, khususnya merujuk pada Peraturan Daerah Kota Tangerang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Pelarangan Pelacuran. Bangunan mewah yang disinyalir digunakan untuk praktik asusila ini harus segera ditindak tegas sesuai koridor hukum yang berlaku.

Perda Pelarangan Pelacuran tersebut bukan sekadar teks di atas kertas, melainkan mandat hukum yang harus ditegakkan demi menjaga moralitas kota. Jika penegakan hukum tidak segera dilakukan, kekhawatiran publik akan semakin membesar bahwa bangunan-bangunan lain akan bernasib sama, dialihfungsikan menjadi sarana praktik ilegal. Keengganan atau keterlambatan dalam menindak tegas losmen yang dicurigai ini dapat diartikan sebagai pembiaran praktik maksiat yang secara langsung merusak citra Akhlakul Karimah yang selama ini diusung.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang, sebagai penegak Perda, belum memberikan penjelasan resmi atau keterangan terkait dugaan yang diungkapkan oleh H. Muchdi. Sikap diam ini memperkuat desakan publik agar pemerintah segera bersikap transparan dan mengambil tindakan tegas. Pemerintah Kota Tangerang harus bertindak lugas dan solutif, melakukan audit mendadak, serta penyegelan jika terbukti melanggar Perda, demi mengembalikan marwah Kota Akhlakul Karimah dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Redaksi dan Editor
Penulis: YsF- Editor: bwrd
  • Penulis: JJM9

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Camat Cisoka Pantau Langsung Pembagian Sembako Murah untuk 6.000 Warga dalam Rangka Hari Jadi Ke-43 dan Peringatan Maulid Nabi.

    Camat Cisoka Pantau Langsung Pembagian Sembako Murah untuk 6.000 Warga dalam Rangka Hari Jadi Ke-43 dan Peringatan Maulid Nabi.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 24
    • 0Komentar

       Tangerang, Gresik Bersuara – Kecamatan Cisoka merayakan hari jadinya yang ke-43 bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan tabligh akbar di halaman kantor Kecamatan Cisoka, Senin (22/9/2025). Ribuan warga antusias menghadiri acara pembagian sembako murah yang disalurkan oleh pihak kecamatan. Setiap kupon sembako seharga Rp3.700 bisa ditukar dengan kebutuhan sehari-hari, seperti beras, gula, minyak, dan […]

  • Dana Desa 2024 di Tuban Diduga Terbengkalai, LSM Gemas dan Radar CNN Desak Inspektorat Tidak Tutup Mata

    Dana Desa 2024 di Tuban Diduga Terbengkalai, LSM Gemas dan Radar CNN Desak Inspektorat Tidak Tutup Mata

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 28
    • 0Komentar

      Tuban, Gresik Bersuara – Pengelolaan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2024 di sejumlah wilayah Kabupaten Tuban menuai sorotan. Pasalnya, terdapat indikasi bahwa sebagian program pembangunan terbengkalai dan tidak selesai sebagaimana mestinya. LSM Gemas bersama tim media Radar CNN turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemantauan. Dari hasil investigasi, ditemukan dugaan adanya pembiaran oleh oknum pemerintah desa terkait […]

  • Polri Bersama Kepolisian Singapura Ungkap Sindikat Perdagangan Bayi Lintas Negara, 22 Tersangka Ditetapkan di Jawa Barat

    Polri Bersama Kepolisian Singapura Ungkap Sindikat Perdagangan Bayi Lintas Negara, 22 Tersangka Ditetapkan di Jawa Barat

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 20
    • 0Komentar

       Jakarta, Gresik Bersuara – Kepolisian Indonesia melalui Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri menjalin kerja sama dengan Singapore Police Force (SPF) untuk menelusuri jaringan perdagangan bayi lintas negara yang beroperasi di Jawa Barat. Sekretaris NCB Interpol Indonesia, Brigjen Pol Untung Widyatmoko, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan tindak lanjut pengungkapan kasus yang melibatkan jalur penyelundupan bayi dari Bandung, Pontianak, Jakarta, hingga […]

  • Bangunan Permanen di Kecamatan Tangerang diduga menjadi tempat prostitusi online

    Bangunan Permanen di Kecamatan Tangerang diduga menjadi tempat prostitusi online

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Gresik Bersuara – KOTA TANGERANG, 25 September 2025 – Citra Kota Tangerang sebagai “Kota Akhlakul Karimah” kembali dipertanyakan menyusul dugaan serius mengenai alih fungsi sebuah bangunan permanen di jantung kota. Sebuah penginapan berlabel RedDorz (atau losmen) yang berlokasi di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, dicurigai kuat telah dijadikan tempat praktik prostitusi online atau michet. Bangunan yang berdiri […]

  • Gotong Royong TNI dan Masyarakat Dusun Karangboyo Bangun Kembali Perengan Irigasi Kali Kruwul yang Tergerus Alam.

    Gotong Royong TNI dan Masyarakat Dusun Karangboyo Bangun Kembali Perengan Irigasi Kali Kruwul yang Tergerus Alam.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 30
    • 0Komentar

      LAMONGAN, Gresik Bersuara – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan anggota Koramil 0812/03 Turi bersama masyarakat Dusun Karangboyo, Desa Karangwedoro, Kecamatan Turi. Didukung Muspika, pemerintah desa, komponen pendukung, dan seluruh lapisan masyarakat, mereka melaksanakan karya bakti akbar memperbaiki perengan irigasi di bantaran Kali Kruwul, Senin (22/9/2025). Perengan irigasi tersebut merupakan infrastruktur vital bagi pertanian warga. Kerusakan yang dibiarkan […]

  • Diduga Disiksa Oknum Polsek Gunung Anyar Surabaya, Moh Mukhtar Dipaksa Akui Kasus Pencurian yang Tidak Pernah Dilakukan.

    Diduga Disiksa Oknum Polsek Gunung Anyar Surabaya, Moh Mukhtar Dipaksa Akui Kasus Pencurian yang Tidak Pernah Dilakukan.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 20
    • 0Komentar

      Surabaya, Gresik Bersuara  – Dugaan penganiayaan terhadap seorang tahanan bernama Moh Mukhtar mencuat di Polsek Gunung Anyar, Surabaya. Hal tersebut diungkapkan oleh keluarganya, yakni kakaknya Putra, ayahnya Samidi, serta adik perempuannya bersama suami, saat membesuk ke Mapolsek Gunung Anyar. Dalam kunjungan itu, Moh Mukhtar menceritakan bahwa dirinya kerap disiksa dan dipukul berulang kali, terutama setiap […]

expand_less