Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » BEM PTNU: Wacana Reset Indonesia Berpotensi Ancam Persatuan Nasional

BEM PTNU: Wacana Reset Indonesia Berpotensi Ancam Persatuan Nasional

  • account_circle JJM9
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • visibility 27
  • comment 0 komentar
Jakarta, Gresik Bersuara – 21 September 2025, Gelombang wacana dengan tagar “Reset Indonesia” yang belakangan ramai digaungkan sejumlah kelompok aktivis dan komunitas daring mendapat tanggapan kritis dari Arya Eka Bimantara, Direktur Lembaga Kajian Strategis dan Advokasi Nasional BEM PTNU. Dalam pernyataan resminya, Arya menegaskan bahwa gagasan “reset” terhadap sistem kebangsaan justru berpotensi mengancam fondasi persatuan nasional serta mengabaikan nilai-nilai luhur yang telah menjadi pilar bangsa sejak kemerdekaan.
Arya menyoroti bahwa istilah “Reset Indonesia” kerap digunakan dalam aksi-aksi protes maupun diskusi publik, namun hingga kini tidak memiliki definisi, prinsip, maupun arah yang jelas. “Reset” seringkali dimaknai sebagai tuntutan perubahan radikal terhadap sistem politik, ekonomi, dan sosial, tanpa mempertimbangkan risiko instabilitas dan disintegrasi bangsa.
Menurut Arya, sejarah telah membuktikan bahwa perubahan radikal tanpa pijakan nilai dan konsensus nasional justru membuka ruang bagi konflik horizontal, polarisasi, hingga kekerasan. “Indonesia bukan sekadar negara administratif, melainkan rumah bersama yang dibangun di atas fondasi nilai-nilai agama, Pancasila, dan semangat kebangsaan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Arya menegaskan bahwa perspektif BEM PTNU didasarkan pada prinsip Hubbul Wathon Minal Iman (cinta tanah air sebagian dari iman). Prinsip yang berakar dari tradisi Islam Nusantara dan dipopulerkan oleh ulama pendiri bangsa seperti KH. Wahab Hasbullah dan KH. Hasyim Asy’ari itu menegaskan bahwa menjaga keutuhan NKRI merupakan bagian dari pengamalan iman.
“Hubbul Wathon Minal Iman bukan sekadar jargon, melainkan landasan teologis dan historis yang terbukti mampu mempersatukan bangsa Indonesia di tengah keberagaman agama, suku, dan budaya,” jelas Arya. Prinsip ini, lanjutnya, juga menjadi benteng utama menghadapi ancaman radikalisme, terorisme, maupun gerakan separatis yang kerap memanfaatkan isu perubahan sistem demi kepentingan sempit.
Arya menekankan bahwa Indonesia telah memiliki fondasi negara yang kokoh melalui Pancasila dan UUD 1945. Pancasila dengan sila pertama “Ketuhanan Yang Maha Esa” menegaskan bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara harus berlandaskan nilai-nilai agama, tanpa menjadikan Indonesia sebagai negara agama maupun sekuler.
“Negara ini dibangun atas dasar konsensus para pendiri bangsa yang menempatkan agama sebagai sumber moral dan etika publik, sekaligus menjamin kebebasan beragama serta menghormati keberagaman,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tuntutan “reset” seringkali mengabaikan fakta bahwa Indonesia telah memiliki mekanisme reformasi dan perbaikan sistem secara konstitusional, baik melalui amandemen, legislasi, maupun partisipasi publik. “Alih-alih melakukan reset yang berisiko menimbulkan kekacauan, bangsa ini seharusnya memperkuat evaluasi, pengawasan, dan perbaikan sistem secara bertahap serta inklusif,” tegasnya.
Arya juga mengingatkan bahwa data survei nasional menunjukkan mayoritas masyarakat Indonesia lebih menginginkan stabilitas, keamanan, dan kesinambungan pembangunan ketimbang perubahan radikal yang tidak jelas arah dan tujuannya. “Kita harus belajar dari sejarah: setiap upaya perubahan besar tanpa landasan nilai dan konsensus nasional justru berujung pada kegagalan dan penderitaan rakyat,” tambahnya.
Sebagai penutup, Arya Eka Bimantara menyerukan kepada seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, agar tidak mudah terprovokasi wacana perubahan radikal yang tidak berpijak pada nilai kebangsaan dan agama. “Mari kita rawat Indonesia dengan semangat Hubbul Wathon Minal Iman, memperkuat Pancasila, dan terus berikhtiar memperbaiki bangsa melalui jalan konstitusional, dialog, serta musyawarah,” pungkasnya.
  • Penulis: JJM9

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ormas Madas DPC Jakarta Selatan Gelar Peringatan Maulid Nabi, Jadikan Momentum Teladani Akhlak Rasulullah SAW

    Ormas Madas DPC Jakarta Selatan Gelar Peringatan Maulid Nabi, Jadikan Momentum Teladani Akhlak Rasulullah SAW

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Jakarta, Gresik Bersuara – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ormas Madura Asli (Madas) Jakarta Selatan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Senin (22/09/2025). Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri ratusan jamaah serta jajaran pengurus Madas se-Jabodetabek dan Jawa Timur. Ustad Busiri, Ketua DPC Madas Jakarta Selatan sekaligus penyelenggara acara, dalam sambutannya mengajak seluruh umat Islam menjadikan […]

  • A Genetic Oddity May Give Octopuses and Squids Their Smarts

    A Genetic Oddity May Give Octopuses and Squids Their Smarts

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Cursus iaculis etiam in In nullam donec sem sed consequat scelerisque nibh amet, massa egestas risus, gravida vel amet, imperdiet volutpat rutrum sociis quis velit, commodo enim aliquet. Nunc volutpat tortor libero at augue mattis neque, suspendisse aenean praesent sit habitant laoreet felis lorem nibh diam faucibus viverra penatibus donec etiam sem consectetur vestibulum purus […]

  • Operasi Tumpas Semeru 2025, Polres Bangkalan Ungkap 16 Kasus Narkoba, Amankan 18 Tersangka dan Sita Senpi Revolver.

    Operasi Tumpas Semeru 2025, Polres Bangkalan Ungkap 16 Kasus Narkoba, Amankan 18 Tersangka dan Sita Senpi Revolver.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Bangkalan, Gresik Bersuara – Satresnarkoba Polres Bangkalan Polda Jatim berhasil mengungkap 16 kasus narkoba dengan total 18 tersangka dalam Operasi Tumpas Semeru yang berlangsung pada 30 Agustus hingga 10 September 2025. Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa 100,33 gram sabu-sabu serta sepucuk senjata api jenis revolver lengkap dengan empat butir amunisi. Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Sukmono, […]

  • The New Threat to Wolves in and Around Yellowstone

    The New Threat to Wolves in and Around Yellowstone

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Cursus iaculis etiam in In nullam donec sem sed consequat scelerisque nibh amet, massa egestas risus, gravida vel amet, imperdiet volutpat rutrum sociis quis velit, commodo enim aliquet. Nunc volutpat tortor libero at augue mattis neque, suspendisse aenean praesent sit habitant laoreet felis lorem nibh diam faucibus viverra penatibus donec etiam sem consectetur vestibulum purus […]

  • Mobil Dirampas Debt Collector, Warga Ponorogo Jadi Korban Pemerasan Berkedok BT

    Mobil Dirampas Debt Collector, Warga Ponorogo Jadi Korban Pemerasan Berkedok BT

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 31
    • 0Komentar

    PONOROGO – Pemandangan mengerikan yang seharusnya hanya ada di film-film kini menjadi realitas pahit di Ponorogo. Hukum dan kepatutan dipaksa tunduk oleh gerombolan debt collector (DC) berkedok penagihan utang. Sebuah mobil Daihatsu Rocky milik warga di Ponorogo dirampas paksa, bukan oleh aparat berwenang, melainkan oleh preman-preman berbekal surat kuasa yang patut dicurigai. Kasus ini bukan […]

  • Polres Madiun Gencar Sosialisasi Cegah Kenakalan Remaja di Desa Purworejo

    Polres Madiun Gencar Sosialisasi Cegah Kenakalan Remaja di Desa Purworejo

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 26
    • 0Komentar

    MADIUN, Gresik Bersuara – 20 September 2025 Dalam upaya mencegah kenakalan remaja, Polres Madiun Polda Jatim terus mengintensifkan sosialisasi, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Salah satunya dilakukan Kapolsek Geger, Polres Madiun, AKP Hafiz Prasetia Akbar, yang menggelar kegiatan di Balai Desa Purworejo bersama aparat desa setempat. Ia mengumpulkan para orang tua dan remaja untuk diberikan wawasan serta […]

expand_less