Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Yayasan Al Kholiqi Klarifikasi Pemberitaan Hoax Dugaan Tangkap Lepas” Kasus Narkoba di Mojokerto

Yayasan Al Kholiqi Klarifikasi Pemberitaan Hoax Dugaan Tangkap Lepas” Kasus Narkoba di Mojokerto

  • account_circle JJM9
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • visibility 27
  • comment 0 komentar

 Yayasan Pondok Pesantren Rehabilitasi Pecandu Narkoba Al Kholiqi menyampaikan klarifikasi Yayasan Al Kholiqi Klarifikasi Pemberitaan Hoax Dugaan Tangkap Lepas” Kasus Narkoba di Mojokerto

Gresik Bersuara – Sidoarjo, Yayasan Pondok Pesantren Rehabilitasi Pecandu Narkoba Al Kholiqi menyampaikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan salah satu media lokal Mojokerto pada 23 September 2025. Dalam pemberitaan tersebut, yayasan disebut-sebut terlibat dalam praktik “tangkap lepas” kasus narkoba di bawah naungan Polres Kabupaten Mojokerto, dengan menyinggung nama seorang korban berinisial WD, warga Desa Kauman, Kecamatan Bangsal, Mojokerto.( Sidoarjo/ Rabu 24 September 2025 )

Media tersebut menuliskan bahwa WD, yang diamankan pada 13 September 2025 karena dugaan penggunaan narkoba, kemudian dibebaskan pada 18 September 2025 dengan alasan menjalani rawat jalan. Disebutkan pula bahwa pembebasan tersebut dilakukan setelah adanya pembayaran sebesar Rp12 juta melalui Yayasan Pondok Pesantren Rehabilitasi Pecandu Narkoba Al Kholiqi.

Pemberitaan tersebut sontak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat, seolah-olah ada praktik kerja sama antara Satresnarkoba Polres Mojokerto dan Yayasan Al Kholiqi dalam kasus narkoba.

Menanggapi hal tersebut, Direktur YPP Al Kholiqi Rehabilitasi Pecandu Narkoba melalui kepala humas H. Fatoni menegaskan bahwa isi pemberitaan yang dimuat media lokal tersebut tidak akurat dan cenderung menyesatkan.

“Memang benar kami menerima terduga pemakai narkoba berinisial WD untuk menjalani rehabilitasi. Namun tudingan adanya praktik ‘tangkap lepas’ yang melibatkan yayasan dan pihak kepolisian sama sekali tidak benar. Kami bekerja secara mandiri sebagai lembaga rehabilitasi dan tidak memiliki keterikatan dengan Polres Kabupaten Mojokerto dalam kasus WD,” jelasnya, Rabu (24/9/2025).

Menurutnya, tuduhan tersebut menunjukkan kurangnya pemahaman penulis berita terhadap aturan hukum, khususnya Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam Pasal 54, disebutkan bahwa pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis maupun sosial, bukan semata-mata proses hukum pidana.

“Seharusnya hal ini dipahami oleh rekan-rekan media. Rehabilitasi adalah hak sekaligus kewajiban bagi pecandu narkoba, dan itu sudah diatur undang-undang,” imbuhnya.

Salah satu poin yang ramai dibicarakan dari pemberitaan media lokal adalah biaya rehabilitasi sebesar Rp12 juta. Menanggapi hal itu, H. Fatoni menegaskan bahwa YPP Al Kholiqi merupakan lembaga mandiri atau swasta, bukan lembaga yang dibiayai pemerintah. Oleh karena itu, pembiayaan program rehabilitasi dilakukan dengan sistem prabayar.

“Nilai Rp12 juta itu merupakan kesepakatan antara pihak keluarga korban dengan pihak yayasan. Sama sekali tidak ada unsur paksaan. Jika keluarga benar-benar tidak mampu, mereka bisa mengajukan keringanan biaya dengan melampirkan surat keterangan tidak mampu dari RT, RW, atau pemerintah setempat. Jadi, tudingan adanya pemerasan jelas tidak benar,” ujarnya.

Kepala humas YPP Al Kholliqi menegaskan bahwa sistem ini berlaku umum bagi semua pasien rehabilitasi di Yayasan Al Kholiqi. Pihak yayasan juga terbuka terhadap keluarga yang ingin berkonsultasi terkait keringanan biaya berdasarkan kondisi ekonomi mereka.

Pemberitaan media lokal tersebut juga menyebut adanya dugaan kerja sama antara Satresnarkoba Polres Mojokerto dengan Yayasan Al Kholiqi dalam praktik “tangkap lepas” terhadap pengguna narkoba. Hal ini secara tegas dibantah oleh kepala humas.

“Kami tidak pernah menjalin kerja sama dengan kepolisian dalam hal itu. Fungsi kami murni membantu proses penyembuhan pecandu narkoba melalui rehabilitasi. Yayasan tidak memiliki kewenangan untuk menahan, melepas, atau memproses hukum terduga pengguna narkoba. Itu adalah ranah aparat penegak hukum,” jelas H. Fatoni.

Ia menambahkan, pencatutan nama yayasan dalam pemberitaan sepihak semacam itu justru merugikan lembaga yang fokus pada pemulihan pecandu narkoba. “Kami bekerja untuk kepentingan kemanusiaan, bukan untuk kepentingan hukum. Jangan sampai publik dibuat salah paham oleh pemberitaan yang tidak akurat,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, H. Fatoni juga menyampaikan imbauan kepada insan pers agar lebih berhati-hati dalam menulis berita, terutama terkait isu sensitif seperti narkoba. Informasi yang tidak berimbang dan tidak sesuai dengan aturan hukum dapat mencoreng nama baik lembaga sekaligus merugikan korban yang sedang berusaha pulih.

“Pers adalah pilar demokrasi sekaligus sarana edukasi masyarakat. Karena itu, kami berharap setiap pemberitaan dilakukan dengan mengedepankan akurasi, verifikasi, dan memahami regulasi yang berlaku. Jangan sampai karya jurnalistik justru menimbulkan stigma negatif bagi keluarga korban maupun lembaga rehabilitasi yang bekerja dengan tulus,” pungkas H. Fatoni.

Redaksi dan Editor
Penulis: A.F – Editor: bwrd
  • Penulis: JJM9

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Banten Hadiri Maulid Nabi Ormas Madas di Kota Tangerang, Ajak Jaga Ukhuwah dan Teladani Akhlak Rasulullah.

    Gubernur Banten Hadiri Maulid Nabi Ormas Madas di Kota Tangerang, Ajak Jaga Ukhuwah dan Teladani Akhlak Rasulullah.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 22
    • 0Komentar

      TANGERANG, Gresik Bersuara – Organisasi Masyarakat Madura Asli (Madas) menggelar perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gedung MUI Kota Tangerang, Jumat (19/9/2025) malam. Acara tersebut dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, didampingi Wakil Ketua Umum Madas Dadan Sanjaya, Panglima DPP Madas Ahmad Nur Rifai Yusuf, serta Ketua Madas Banten, Zai. Dalam sambutannya, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan […]

  • Scientists Fear Climate Data Gap as Trump Aims at Satellites

    Scientists Fear Climate Data Gap as Trump Aims at Satellites

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Cursus iaculis etiam in In nullam donec sem sed consequat scelerisque nibh amet, massa egestas risus, gravida vel amet, imperdiet volutpat rutrum sociis quis velit, commodo enim aliquet. Nunc volutpat tortor libero at augue mattis neque, suspendisse aenean praesent sit habitant laoreet felis lorem nibh diam faucibus viverra penatibus donec etiam sem consectetur vestibulum purus […]

  • Ormas Madas DPC Jakarta Selatan Gelar Peringatan Maulid Nabi, Jadikan Momentum Teladani Akhlak Rasulullah SAW

    Ormas Madas DPC Jakarta Selatan Gelar Peringatan Maulid Nabi, Jadikan Momentum Teladani Akhlak Rasulullah SAW

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Jakarta, Gresik Bersuara – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ormas Madura Asli (Madas) Jakarta Selatan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Senin (22/09/2025). Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri ratusan jamaah serta jajaran pengurus Madas se-Jabodetabek dan Jawa Timur. Ustad Busiri, Ketua DPC Madas Jakarta Selatan sekaligus penyelenggara acara, dalam sambutannya mengajak seluruh umat Islam menjadikan […]

  • Hello world!

    Hello world!

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 26
    • 1Komentar

    Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

  • Ribuan Porsi MBG Ditemukan Basi di Bangkalan, LSM PAKIS Bentuk Timsus Pemantau Independen Awasi Kinerja SPPG.

    Ribuan Porsi MBG Ditemukan Basi di Bangkalan, LSM PAKIS Bentuk Timsus Pemantau Independen Awasi Kinerja SPPG.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANGKALAN, Gresik Bersuara | Usai temuan ribuan porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di enam sekolah di Bangkalan pada Selasa (16/9/2025) dalam kondisi basi, LSM Pusat Analisa Kajian Informasi Strategis (PAKIS) membentuk Tim Khusus (Timsus) Pemantau Independen. Ketua Umum LSM PAKIS Bangkalan, Abdurahman Tohir, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk mengawasi kinerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) […]

  • Sentuhan TNI di Dunia Pendidikan, Babinsa Lamongan Bimbing Siswa Lewat Upacara Bendera dan Pesan Moral Kebangsaan.

    Sentuhan TNI di Dunia Pendidikan, Babinsa Lamongan Bimbing Siswa Lewat Upacara Bendera dan Pesan Moral Kebangsaan.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle JJM9
    • visibility 33
    • 0Komentar

      LAMONGAN, Gresik Bersuara  – Suasana khidmat menyelimuti sejumlah sekolah di Kabupaten Lamongan pada Senin (22/9/2025). Kali ini, upacara bendera tidak dipimpin guru atau kepala sekolah, melainkan para Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Kodim 0812/Lamongan yang bertindak sebagai inspektur upacara. Dengan seragam kebanggaan, para Babinsa membawa semangat nasionalisme langsung ke hadapan siswa mulai tingkat SD/MI, SMP/MTs, […]

expand_less